Senin, 01 Juni 2015

FILOSOFI KEMENANGAN

     
Sering kita mendengar kata dunia, dilihat dari kacamata manusia dunia begitu besar dan mempesona, tetapi dilihat dari kacamata hati dunia bagaikan penjara bagi manusia. selayaknya bagi kita jangan terpedaya oleh gemerlapnya dunia dengan keindahan keindahan penjara dunia. masih begitu indah surga yang dijanjikan oleh allah buat kita. baru setetes kenikmatan dunia yang diberikan dibandingkan seluruh kenikmatan surga yang telah disediakan.
dari Al Mustaurid bin Syadad r.a. berkata Rasulullah bersabda.

" Tiadalah perbandingan dunia ini dengan akhirat, 
kecuali seperti seorang yang memasukan jarinya
ke dalam lautan luas maka perhatikanlah yang tersisa." (H.r.Muslim)

       Bencana yang terjadi dimana mana akibat ulah sebagian manusia, karena kita tidak menyadarinya. ya itulah dunia yang kita harapkan dan kita impikan. jangan gelisah. itulah makna Arrohman, sifat maha kasih di dunia yang dibagikan siapa saja. sekali lagi jangan terpesona dan jangan terpenjara oleh kenikmatan dunia. sayang bukan kita, kita yang telah merdeka justru memenjarakan diri dalam sel kesesatan dan jeruji kemaksiatan.

       Kita adalah para pengembara. jadilah anda didunia ini seperti orang asing atau orang yang sedang dalam perjalanan.
" jadilah engkau didunia ini bagaikan orang asing atau orang dalam perjalanan."
ibnu umar berkata, " jika engkau berada di waktu sore, maka janganlah mengharapkan akan hidup sampai pagi. dan jika engkau berada di waktu pagi, maka janganlah mengharapkan untuk menantikan sore. pergunakanlah masa sehat itu untuk bekal masa sakit, dan masa hidup untuk bekal kematian" (H.r. Bukhari)


       Adapun lengkapnya kenikmatan allah, sebesar 99 bagian, " sisanya" itulah yang akan diberikan oleh orang - orang mukmin, hamba - hamba pilihan allah. itulah makna arrahim, sifat maha penyayang allah.
       Imam ibnu hajar mengajari kita secara cerdas bahwa seberapapun besar nikmat yang akan kita terima itu adalah penjara dibandingkan kebebasan surga yang tersedia
jauh jauh hari imam hasan al bashri telah menasihatkan begini, " dunia ini sebaik baik tempat bagi orang mukmin. karena mereka sedikit mengambil bekal dari kesenangan dunia untuk menuju surga. sementara dunia ini tempat terburuk bagi orang orang kafir dan munafik. karena mereka bersenang senang dan mengambil bekal dari dunia ini menuju neraka"
       kita mesti berpikir merdeka. jangan merasa bahwa didunia sudah segalanya. maka jika diberi nikmat jangan kikir dan bakhil agar nikmat surga lengkap kita terima. komplit dengan bidadari suci full garansi. 

Sumber: The Way To Win

Tidak ada komentar:

Posting Komentar